Links


I made this widget at MyFlashFetish.com.

Minggu, 27 Desember 2009

penyakit hamster






Penyakit Hamster





Abcesses

Abacesses adalah luka di bawah kulit yang berisi nanah. Mereka dapat membesar sangat cepat dan juga sebagai tanda infeksi terjadi.
Pertolongan: Periksakan ke dokter hewan segera. Antibiotik biasanya diberikan dan abcess mungkin ditusuk. Luka sering dibersihkan dan mungkin harus dibersihkan teratur sampai sembuh. Beberapa hamster mungkin perlu menjalani operasi untuk mengeluarkan absess.




Pendarahan

Kadang-kadang hamster mengeluarkan darah dari pantannya. Kemungkinan tanda ini adalah adanya infeksi rahim pada hamster Sirian betina. Darah sedikit pada pantat pada hamster dwarf rusia dapat juga menandakan bahwa hamster itu hamil.
Pertologan
Jika hamster syrian mulai berdarah dari pantatnya maka bawalah ke dokter. Jika ini infeksi rahim maka hamster perlu antibiotik untuk disembuhkan. Berdarah juga dapat berarti hamster sedang melahirkan. Jika hamster dwarf rusia berdarah parah maka ia juga perlu dibawa ke dokter.




Diabetes

Campbell dwarf rusia  dapat terkena diabetes dari keturunan. Hamster akan kehilangan berat badan dan kelihatan kurus dan sakit. Hamster akan banyak minum air dan memiliki area toilet yang sangat basah. Pasien hamster biasanya mati sangat muda sekitar empat sampai enam bulan.
Pertolongan
Beberapa pemelihara hamster mencoba dengan makanan dengan bermacam-macam hasil. Insulin umunnya tidak ide yang bagus karena sangat sukar untuk mengetahui berapa banyak insulin yang harus diberikan ke hewan sekecil itu. Pada saat ini belum ada obatnya.




Kerontokan bulu

Kerontokan bulu biasanya terjadi pada hamster tua dan juga dapat disebabkan oleh beberapa sebab lainnya.
Pertolongan.
Bawahlah ke dokter untuk mendapat dianogsa penyebabnya dan sesuatu untuk menolongnya.




Bercak Pinggul (Hip Spot)

Semua hamster memilikinya tetapi pada hamster tua yang bulunya menipis dapat terlihat jelas seperti bermasalah. Tanda bercak ini berada di kedua pinggul dan dapat terlihat seperti dua tahi lalat.
Pertolongan
Biarkan, jangan digangu atau diusik. Biasanya tidak bermasalah. Kamu dapat melukai mereka daripada baik dengan mencoba menghilangkan ini.




Luka

Selama lukanya tidak terlalu dalam atau kelihatan bersih maka luka itu dapat dibiarkan. Perhatikan saja sampai lukannya sembuh. Luka yang lebih dalam yang terlihat infeksi perlu nasihat dokter.
Pertolongan
Umumnya dengan antibiotik. Memandikan dengan air garam juga membantu untuk menjaga supaya bersih.




Benjolan atau tumor

Hamster yang muncul bengkak di daerah yang asing. Benjolan ini mungkin tetap atau berpindah tempat di kulit mereka. Hamster mungkin tidak suka kamu memegang benjolannya.
Pertolongan
Nasihat dokter diperlukan. Umumnya mereka dihilangkan melalui operasi pada ukurannya tepat atau selama mudah ditaruh untuk dioperasi.  Beberapa dokter memperingatkan akan adanya kesulitan dalam pembiusan hamster. Dr Hamwell berkata bahwa meskipun ada resiko pada hewan kecil ini, hamster selalu memiliki teman yang baik dalam menjalani operasi dengan baik. Selalu memeriksakan benjolan sesegera mungkin karena mereka dapat bertambah besar cukup cepat.




Virus Papova

Penyakit ini merupakan penyakit hamster yang relatif baru yang diguleti oleh dokter saat ini. Tanda-tanda simptom termasuk  rasa jendolan di belakang leher, benjolan-benjolan kecil di bawah kulit, benjolan benjolan seperti kutil di dagu atau bagian tubuh lainnya. Penyakit ini dipercaya ditularkan melalui air seni dan melalui memegang hamster yang sakit dan tidak mencuci tangan setelah itu.
Pertolongan
Tidak ada obat untuk papova untuk saat ini. Pemelihara hamster mencoba dengan menghilangkan benjolan melalui operasi tetapi tidak ada jaminan bahwa benjolan itu tidak muncul lagi. Penyakit ini diperkirakan genetika. Beberapa hamster mati karena penyakit ini dan hamster lainnya juga dapat sembuh dan benjolan juga hilang. Penyakit ini menular dan kamu harus memisahkan hamster yang terkena penyakit ini.




Ekor Basah (Wet Tail)

Penyakit hamster yang paling disebar-luaskan. Tanda-tanda symtom adalah hamster sangat lemah dan mencret.
Pertolongan
Perlu segera dibawa ke dokter. Sangat disayangkan penyakit ini sangat sukar disembuhkan dan hamster mungkin tidak tertolong.




penyakit umum yg menyerang hamster dan cara mengatasinya:


A.SALESMA
       Salesma atau pilek pada hamster biasa disebabkan oleh udara panas atau penurunan suhu secara drastis.suhu yg ideal untuk hamster antara 18-22 derjat celcius.selain itu,selesma juga dapat ditularkan dari manusia.
gejala salesma dimulai dari hamster yg sering bersin dan kluar cairan dari mata dan hidung.lalu hamster terlihat lesu,matanya setengah menutup dan slalu terlihat bergelung (tidur) disalah satu sudut kandang.ada kalanya tubuh hamster akan terasa dingin jika disentuh.
    slesma hrs segera diobati karena serangan yg lebih parahdapat menimbulkan radang paru2 dan akibat lebih lanjut dapat menyebabkan kematian.jika menunjukkan tanda2 slesma,hamster segera dipindah ke tempat yg lebih hangat atau di atas kandang diberi lampu.letakkan serbuk kayu sebanyak mungkin didalam kandang.hamster dapat diberi campuran susu,air,dan madu sebagai obat.dengan perawatan tersebut,dalam beberapa hari hamster akan terlihat membaik.


B.DIARE
       Terjadinya diare dapat disebebkan konsumsi sayuran dan buah2an yg berlebihan dan terus menerus,perubahan jenis makanan secara mendadak,kandang kotor yg tidak dibersihkan,atau adanya bakteri.ketika menderita diare,bagian ekor hamster terlihat slalu basah,terutama di sekitar anus dan ekornya.karena hamster sering buang air maka kandang akan berbau tidak enak serta terlihat kotor dan basah.biasanya,bau kandang hamster yg sehat tidak menyengat dan kering.
     Jika hamster terserang diare,perlu dikaji penyebabnya.
hal ini penting karena masing2 penyebab membutuhkan penanganan khusus.
1.Diare karena konsumsi sayur dan buah yg berlebihan
    Penanganan hamster yg diare karena konsumsi sayur dan buah yg berlebihan sangat mudah.hentikan pemberian sayur dan buah sama skali dan ganti makanan tersebut dgn makanan kering khusus hamster.air minum dan botol khusus hrs slalu tersedia karena hamster yg menderita diare membutuhkan cairan lebih banyak.umumnya, kematian hamster yg diare disebabkan dehidrasi atau kurang cairan.dengan penanganan tersebut,kesehatan hamster akan membaik dalam 1-2 minggu.


2.DIARE KARENA JAMUR
    Serutan kayu yg jarang diganti dapat menjadi penyebab tidak langsung hamster diare.serutan kayu yg basah karena urin hamster akan ditumbuhi jamur Aspergillis.selain tumbuh pada serutan kayu bekas urin,jamur ini juga dapat tumbuh pada sayur atau buah makanan hamster yg membusuk.
    Hamster yg terinfeksi jamur ini akan menunjukan gejala2 seperti lesu,sulit bernafas,gatal2 pada kulit,dan diare yg kronis.jika tampak gejala tersebut,hamster hrs dipisahkan dari kelompoknya.kandang tempat penyembuhan hrs sering dibersihkan,minimal sehari sekali.hamster perlu dibawa kedokter hewan karena umumnya diperlukan obat antibiotik (Baytrill) dan obat anti jamur(Griseofulvin).selain hamster yg sakit,obat jugadiberikan pada hamster lain yg masih sehat karena penyebaran penyakit ini sangat cepat.penanganan yg terlambat dapat menyebabkan hamster mengalami kematian.


3.Diare karena bakteri
    Diare karena bakteri disebabkan oleh sejenis bakteri.penyakit ini dikenal dgn nama wet tail.penyakit ini bisa menyerang hamster yg berusia muda.penyebab utama penyakit ini adalah tingkat stres yg tinggi sehingga terjadi ketidakseimbangan jumlah bakteri yg biasa hidup di dalam usus hamster.hamster yg terkena penyakit ini menderita diare yg sangat parah sampai penampilannya sangat kotor,basah,dan disertai bau yg sangat menyengat.
    Jika tampak gejala2 di atas,hamster hrs secepat mungkin ditangani karena biasanya dalam waktu 24 jam hamster akan mati bila tidak diobati.biasanya,sebelum gejala tersebut hamster perlu disuapi,sedikit deni sedikit air dimasukkan ke dalam mulut hamster dgn bantuan pipet.pertolongan pertama yg akan dilakukan dgn pemberian obat anti diare (Kaopectate) dan sedikit antibiotik.umumnya,hamster yg menderita wet tail ini mati karena dehidrasi.penyakit ini hanya menyerang hamster siria dan tidak ditemukan pada hamster2 mini.penyakit yg menyerang induk hamster siria dapat menurun pada anak2nya.





Kotak Pertolongan Pertama buat Hamster
Jika kamu punya hamster di rumah, ada baiknya kamu menyediakan kotak ini.
Jadi kalo hamster kamu sakit bisa cepat-cepat ditolong sebelum dibawa ke dokter.

Peralatan :

1.Gunting kecil (bisa gunting rambut atau gunting benang, jangan gunting kertas) :
pakai yang ujungnya tumpul jadi tidak melukai hamster.
Gunanya untuk memotong bulu hamster terutama kalo hamster itu luka
dan butuh diberi obat sedangkan bulunya mengganggu.

2.Gunting kuku khusus binatang kecil.
Bentuknya beda dengan gunting kuku anjing. Biasanya juga ukurannya kecil.

3.Cotton buds. Untuk membersihkan luka dan memberikan obat2 cair ke atas luka.

4.Alat suntik tanpa jarumnya. Untuk memberikan obat cair ke dalam mulut hamster.
Pilih alat suntik yang ujungnya kecil jadi mudah dimasukkan ke dalam mulut hamster.

5.Hair dryer kecil. Kalau hamster kamu basah harus segera dikeringkan karena
hamster lemah sama air. Kalo kondisi badannya lagi ngga kuat,
hamster yang didiamkan basah bisa terserang flu dan pneumonia yang berakibat kematian.

6.Sarung tangan karet sekali pakai. Ini berguna buat memegang hamster yang sakit.
Soalnya kalo pake tangan nanti malah menular buat yang lain.
Kalo hamster sakit akibat virus biasanya cepat menular dan bisa mengakibatkan
semua hamster mati juga. Jadi kita harus extra hati2!

Obat-obatan :

1.Obat tetes mata (seperti visine, dsb). Berguna banget soalnya hamster sering iritasi mata
mengingat tempat hidupnya diantara serbuk2 kayu.

2.Alkohol. Ini untuk membersihkan luka.

3.Antiseptik ringan. Campuran dettol dan air bisa untuk membasuh luka atau
kalau campuran dettol yang konsentrasinya ringan bisa untuk untuk memandikan hamster,
dengan cara diwash lap. Jangan dibasahin hamsternya! Cukup dilap aja.
Guna lainnya adalah untuk membasuh tangan kita. Biasakan membasuh tangan sebelum
dan sesudah memegang hamster. Kebersihan ini penting untuk kita sendiri.
Alternatif lain bisa disediakan cairan khusus cuci tangan seperti handy clean dekat
kandang hamster, jadi kalo mau pegang cuci tangan dulu. Hal ini perlu dilakukan
karena tangan kita sendiri biasanya suka bawa penyakit buat hamsternya.
Kita kan ngga tau di jalanan udah pegang apa aja. Iya kan?

4.Betadine. Pokoknya obat luka deh… Soalnya kan kadang hamster suka berantem.
Jadi kalo berdarah bisa cepet2 ditolong.

5.Antibiotik (erythrocin). Jangan pake merk laen soalnya hamster itu sensitive ama
antibiotic. Beberapa kasus yang aku denger sih banyak yang kasih
amoxilin tapi hamsternya mati.
Kalo ke apotik bilang harus merk itu. Apotik di Indo kalo ngga ada merk itu,
suka ganti merk seenaknya
jadi harus ati2! Gunanya jika hamster kamu luka trus infeksi,
bisa juga untuk mengobati flu yang parah…

6.Obat kutu khusus hamster. Ini penting banget! Baca deh tentang penyakit
pada manusia yang bisa disebabkan oleh binatang pengerat:

“…Plague (penyakit serius bahkan fatal yang berasal dari binatang pengerat.
Panyakit ini disebabkan oleh Yersinia pestis dan disebarkan ke manusia lewat
gigitan dari kutu tikus yang terinfeksi, terutama bubonic plague).
Tapi ngak semua negara masuk dalam category ini. Unfortunately Indonesia ngak bebas
sama plague. Jadi hati2 ok. cara paling bagus sih biar penyakit ini ngak nempel
ke Hamster kamu yah kamu harus beli obat anti kutu khusus buat hamster.”

Tanda2 hamster kena kutu? Menggaruk2 tubuh terus terutama di daerah belakang telinga (menggaruknya benar2 sering dan parah) trus kalo kamu balikin bulunya kamu kadang ngeliat bekas2 luka kecil akibat gigitan kutu...

Vitamin buat hamster ada macem2 merk. Selama ini yang biasa dipake sih buatan 8in1 merknya vitasol. Trus ada juga yang merk Hartz.








sejarah banten



Menengok Sisa Kejayaan Kasultanan Banten

MELIHAT reruntuhan bangunan di dalam Keraton Surosowan, siapa nyana jika istana itu dibangun pada tahun 1526, ketika Sultan Maulana Hasanudin, sultan kedua dalam silsilah Kasultanan Banten, memerintah. Bangunan yang nyaris rata dengan tanah itu masih sangat kuat, meski telah ditumbuhi lumut. Kolam pemandian "khusus putri" Roro Denok di tengah keraton bahkan masih utuh. Siang itu, beberapa anak tampak asyik sekali mandi di air kolam yang kotor.

KASULTANAN Banten yang mulai berkembang pada abad 16 hingga akhirnya runtuh pada pertengahan abad 19 tak ayal menyisakan banyak kenangan. Sisa-sisa kejayaan dan kemegahan istananya masih dapat kita saksikan hingga saat ini, meski hanya berupa bangunan-bangunan tidak utuh setelah dihancurkan pemerintah Hindia-Belanda.

Keraton Kaibon, misalnya. Meski saat ini dikelilingi permukiman penduduk yang makin padat saja, istana seluas dua hektar itu tetap terjaga sebagai cagar budaya. Keraton di RT 05 RW 02 Kelurahan Kasunyatan, Kecamatan Kasemen, Kabupaten Serang juga masih dikelilingi kanal dan Kali Banten seperti saat pertama kali dibangun pada awal abad 19. Hanya saja, kanal yang menyodet Kali Banten itu sekarang terlihat kotor dan kurang terawat. Begitu pula dengan Kali Banten yang di bantarannya telah bertebaran gubuk-gubuk liar.



"Kalau dulu, katanya airnya sangat bening dan alirannya tidak mampet seperti ini. Kali Banten ini hanya 500 meter dari laut dan panjangnya sampai daerah Pandeglang," kata Mulangkara (34), penjaga Keraton Kaibon, saat menerima peserta Wisata Sejarah yang diselenggarakan Pusat Kajian Sejarah Budaya (PKSB) Universitas Indonesia pimpinan Kartum Setiawan, Sabtu (19/6).

Selain Keraton Kaibon, Banten Lama juga masih menyisakan Benteng Speelwijk, Klenteng Kwan Im Hud Cow, Keraton Surosowan, dan Masjid Agung Banten.
Nama Keraton Kaibon yang dibangun pada tahun 1815 ini diambil dari kata keibuan. Pada waktu itu, sultan ke 21 yaitu Sultan Syafiuddin masih sangat belia sehingga pemerintahan dijalankan oleh ibundanya, Ratu Aisyah.

Pada tahun 1832, keraton dihancurkan oleh pemerintah Hindia-Belanda bersama-sama dengan keraton lainnya, termasuk Keraton Surosowan. Asal muasal penghancuran keraton, menurut pemandu wisata dari Museum Purbakala Banten Obay Sobari, adalah ketika Du Puy, utusan Gubernur Jenderal Daen Dels meminta kepada Sultan Syafiudin untuk meneruskan proyek pembangunan jalan dari Anyer sampai Panarukan, juga pelabuhan armada Belanda di Teluk Lada (di Labuhan).

Namun, Syafiuddin dengan tegas menolak. Dia bahkan memancung kepala Du Puy dan menyerahkannya kembali kepada Daen Dels yang kemudian marah besar dan menghancurkan Keraton Kaibon.

Meski demikian, ada banyak bagian bangunan yang masih berdiri tegak hingga sekarang, yaitu pintu-pintu dan deretan candi Bentar khas banten atau disebut gerbang bersayap. Masih dapat dilihat pula Pintu Paduraksa, pintu khas Bugis yang sisi kanan dan kirinya tersambung, tidak seperti kebanyakan pintu keraton yang bagian atasnya tidak tersambung.

Ruangan yang diduga kamar Ratu Aisyah juga masih tersisa seperempat bagian. Kamar ini khas karena bagian lantainya dibuat lebih menjorok ke bawah (tanah) untuk diisi air sebagai pendingin ruangan. Di atasnya, baru lah dipasang papan yang berfungsi sebagai lantai. Saat ini, masih terlihat adanya lubang-lubang penyangga papan.

SUASANA serupa terasa di Keraton Surosowan, keraton seluas 3,8 hektar yang lokasinya berdekatan dengan Masjid Agung Banten di Kampung Banten, Desa Banten, Kecamatan Kasemen, Serang.

Pancuran mas adalah satu bagian di dalam keraton yang menarik perhatian. Pancuran yang sebenarnya terbuat dari tembaga dan bukan emas itu dahulu biasa digunakan untuk mandi para pejabat dan juga abdi kerajaan. Begitu kondangnya nama Pancuran Mas sehingga orang-orang yakin bahwa pancuran itu memang terbuat dari emas. "Setelah Kasultanan Banten runtuh, tak tahunya ada penjarahan. Pancuran diambil semua, mungkin dikira emas," ujar Obay.
Kolam Roro Denok adalah bagian lain yang juga masih terjaga. Di tengah kolam, terdapat tempat istirahat bernama Bale Kambang. Menurut Obay, air untuk mengairi kolam diambil dari Tasik Ardi, semacam danau buatan yang terletak tiga kilometer dari keraton. Air di danau disodet antara lain dari Kali Kronjen dan Pelamunan.

Keraton Surosowan telah tiga kali dibangun akibat hancur karena perang. Terakhir, keraton dihancurkan oleh Daendels pada tahun 1808.

Banten Lama atau Surosowan adalah situs yang berkelanjutan. Di sana ada peradaban prasejarah dan berlanjut ke zaman klasik (Hindu-Budha), lalu beralih ke kebudayaan Islam pada abad ke-16.

Menurut Obay, sebagian sultan yang memerintah di Banten Lama dikuburkan di pemakaman dekat dengan Masjid Agung Banten yang didirikan Sultan Maulana Hasanuddin. Masjid yang telah delapan kali dipugar antara tahun 1923-1987 ini sampai sekarang terus dibanjiri peziarah dari berbagai pelosok Indonesia.
"Ada yang sekadar ingin tahu makam para sultan, tetapi banyak juga yang berziarah untuk meminta keselamatan," kata beberapa pedagang cindera mata yang berjualan di sepanjang jalan menuju masjid. Bahkan, ada pula orang yang "menjual" air sumur yang ada di dalam lingkungan masjid dengan harga seikhlasnya.

Masjid bertambah lengkap dengan adanya menara di depan masjid yang dibangun semasa kekuasaan Sultan Haji pada tahun 1620 oleh seorang arsitek Belanda, Hendrik Lucazoon Cardeel. Pada waktu itu, Cardeel memang membelot ke pihak Banten, dan kemudian dianugerahi gelar Pangeran Wiraguna.

BEREKREASI ke peninggalan Kasultanan Banten barangkali bisa menjadi alternatif mengisi liburan, sangat mengasyikkan dan jauh dari kesan "mengernyitkan dahi'.

Wisata sejarah belakangan marak digelar oleh berbagai kelompok atau lembaga, baik professional atau "kelas" mahasiswa. Salah satu kelompok adalah PKSB. Masih ada lembaga lain seperti Sahabat Museum, lalu Museum Sejarah miliknya Dinas Kebudayaan dan Permuseuman Pemprov DKI, Studi Klub Sejarah Universitas Indonesia, dan lainnya.

Yuli, Kepala Sekolah SLTP 7 Cilacap, Jawa Tengah, mengaku apresiatif dengan kegiatan seperti ini. Dia sengaja pergi dari Cilacap pada Jumat malam dengan menyewa jasa travel agar bisa mengikuti wisata sejarah ke Banten. M (Susi Ivvaty/IM)




A. Selayang Pandang

Masjid Agung Banten merupakan situs bersejarah di Kota Serang, Propinsi Banten. Masjid ini dibangun oleh Sultan Maulana Hasanuddin, putera Sunan Gunung Jati, sekitar tahun 1552—1570 M. Masjid ini memiliki halaman yang luas dengan taman yang dihiasi bunga-bunga flamboyan. Selain sebagai obyek wisata ziarah, Masjid Agung Banten juga merupakan obyek wisata pendidikan dan sejarah. Dengan mengunjungi masjid ini, wisatawan dapat menyaksikan peninggalan bersejarah kerajaan Islam di Banten pada abad ke-16 M, serta melihat keunikan arsitekturnya yang merupakan perpaduan gaya Hindu Jawa, Cina, dan Eropa.

Sejarah pendirian Masjid Agung Banten berawal dari instruksi Sultan Gunung Jati kepada anaknya, Hasanuddin. Konon, Sunan Gunung Jati memerintahkan kepada Hasanuddin untuk mencari sebidang tanah yang masih “suci” sebagai tempat pembangunan Kerajaan Banten. Setelah mendapat perintah ayahnya tersebut, Hasanuddin kemudian shalat dan bermunajat kepada Allah agar diberi petunjuk tentang tanah untuk mendirikan kerajaan. Konon, setelah berdoa, secara spontan air laut yang berada di sekitarnya tersibak dan menjadi daratan. Di lokasi itulah kemudian Hasanuddin mulai mendirikan Kerajaan Banten beserta sarana pendukung lainnya, seperti masjid, alun-alun, dan pasar. Perpaduan empat hal: istana, masjid, alun-alun, dan pasar merupakan ciri tradisi kerajaan islam di masa lalu.

B. Keistimewaan

Keunikan arsitektur Masjid Agung Banten terlihat pada rancangan atap masjid yang beratap susun lima, yang mirip dengan pagoda Cina. Masjid yang dibangun pada awal masuknya Islam ke Pulau Jawa ini desainnya dirancang dan dikerjakan oleh Raden Sepat. Ia adalah seorang ahli perancang bangunan dari Majapahit yang sudah berpengalaman menangani pembangunan masjid, seperti Demak dan Cirebon. Pengembangan Masjid Agung Banten juga melibatkan seorang arsitek dari Cina yang bernama Tjek Ban Tjut terutama pada bagian tangga masjid. Karena jasanya itulah Tjek Ban Tjut kemudian diberi gelar Pangeran Adiguna.

Kemudian pada tahun 1620 M, semasa kekuasaan Sultan Haji, datanglah Hendrik Lucaz Cardeel ke Banten, ia seorang perancang bangunan dari Belanda yang melarikan diri dari Batavia dan berniat masuk Islam. Kepada sultan ia menyatakan kesiapannya untuk turut serta membangun kelengkapan Masjid Agung Banten, yaitu menara masjid serta bangunan tiyamah yang berfungsi untuk tempat musyawarah dan kajian-kajian keagamaan. Hal ini dilakukan sebagai wujud keseriusannya untuk masuk Islam. Karena jasanya tersebut, Cardeel kemudian mendapat gelar Pangeran Wiraguna.

Menara masjid terletak di sebelah timur masjid. Menara ini terbuat dari batu bata dengan ketinggian kurang lebih 24 meter, dengan diameter bagian bawahnya kurang lebih 10 meter. Untuk mencapai ujung menara, pengunjung harus melewati 83 buah anak tangga dan melewati lorong yang hanya dapat dilewati oleh satu orang. Menara ini dibangun oleh Hendrik Lucaz Cardeel. Dari atas menara ini, pengunjung dapat melihat pemandangan di sekitar masjid dan perairan lepas pantai, karena jarak antara menara dengan laut hanya sekitar 1,5 km. Pada zaman dahulu, selain digunakan sebagai tempat mengumandangkan adzan, bangunan ini juga berfungsi sebagai menara pandang ke lepas pantai. Menara ini juga digunakan oleh masyarakat Banten untuk menyimpan senjata pada masa pendudukan Belanda.

Sementara di sebelah selatan masjid, terdapat bangunan yang disebut tiyamah, bangunan ini juga merupakan karya Cardeel. Selain itu, pada bagian depan masjid terdapat alat pengukur waktu shalat yang berbentuk lingkaran, dengan bagian atas berbentuk seperti kubah. Pada bagian atas kubahnya ditancapkan kawat berbentuk lidi. Melalui bayangan dari kawat itulah dapat diketahui kapan waktu shalat tiba.

Keunikan lainnya nampak pada umpak dari batu andesit yang berbentuk labu dengan ukuran besar. Umpak batu ini terdapat di setiap dasar tiang masjid, pendopo, dan kolam untuk wudhu. Umpak besar seperti ini tidak terdapat di masjid-masjid lain di Pulau Jawa, kecuali di bekas reruntuhan masjid Kesultanan Mataram di daerah Plered, Bantul, Yogyakarta. Begitu pula dengan bentuk mimbar yang besar dan antik, tempat imam yang berbentuk kecil, sempit, dan sederhana juga menunjukkan kekhasan masjid ini.

Di serambi kiri masjid ini terdapat makam Sultan Maulana Hasanuddin dengan permaisurinya, Sultan Ageng Tirtayasa, dan Sultan Abu Nashr Abdul Kahhar (Sultan Haji). Sementara di serambi kanan, terdapat makam Sultan Maulana Muhammad, Sultan Zainul Abidin, Sultan Abdul Fattah, Pangeran Aria, Sultan Mukhyi, Sultan Abdul Mufakhir, Sultan Zainul Arifin, Sultan Zainul Asikin, Sultan Syarifuddin, Ratu Salamah, Ratu latifah, dan Ratu Masmudah.

C. Lokasi

Masjid Agung Banten terletak di Desa Banten Lama, Kecamatan Kasemen, Kota Serang, Propinsi Banten, Indonesia.

D. Akses

Masjid Agung Banten berada sekitar 10 km sebelah utara Kota Serang. Pengunjung dapat menuju lokasi dengan kendaraan pribadi atau naik bus. Dari Terminal Pakupatan, Serang, Pengunjung dapat melanjutkan perjalanan dengan bus jurusan Banten Lama dengan tarif Rp 4.000 atau dapat juga mencarter angkot dengan biaya sekitar Rp 40.000 (Juni 2008). Perjalanan dari Terminal Pakupatan, Serang, menuju ke lokasi masjid memerlukan waktu sekitar setengah jam.

E. Harga Tiket

Memasuki kawasan obyek wisata Masjid Agung Banten tidak dipungut biaya. Namun, apabila memasuki tempat-tempat seperti menara, tempat wudhu, dan kompleks makam sultan, pengunjung diwajibkan membayar rata-rata Rp 1.000 (Juni 2008).

F. Akomodasi dan Fasilitas Lainnya

Di sekitar masjid ini terdapat penginapan, warung telekomunikasi, dan warung yang menjual aneka jajanan. Selain itu, banyak kios yang menjual perlengkapan sholat, tasbih, kaset rohani, VCD musik, pakaian dewasa dan anak-anak, serta cenderamata suku asli Banten, yaitu suku Baduy.
__________________