Penyakit Hamster
Abcesses
Abacesses adalah luka di bawah kulit yang berisi nanah. Mereka dapat membesar sangat cepat dan juga sebagai tanda infeksi terjadi.
Pertolongan: Periksakan ke dokter hewan segera. Antibiotik biasanya diberikan dan abcess mungkin ditusuk. Luka sering dibersihkan dan mungkin harus dibersihkan teratur sampai sembuh. Beberapa hamster mungkin perlu menjalani operasi untuk mengeluarkan absess.
Pendarahan
Kadang-kadang hamster mengeluarkan darah dari pantannya. Kemungkinan tanda ini adalah adanya infeksi rahim pada hamster Sirian betina. Darah sedikit pada pantat pada hamster dwarf rusia dapat juga menandakan bahwa hamster itu hamil.
Pertologan
Jika hamster syrian mulai berdarah dari pantatnya maka bawalah ke dokter. Jika ini infeksi rahim maka hamster perlu antibiotik untuk disembuhkan. Berdarah juga dapat berarti hamster sedang melahirkan. Jika hamster dwarf rusia berdarah parah maka ia juga perlu dibawa ke dokter.
Diabetes
Campbell dwarf rusia dapat terkena diabetes dari keturunan. Hamster akan kehilangan berat badan dan kelihatan kurus dan sakit. Hamster akan banyak minum air dan memiliki area toilet yang sangat basah. Pasien hamster biasanya mati sangat muda sekitar empat sampai enam bulan.
Pertolongan
Beberapa pemelihara hamster mencoba dengan makanan dengan bermacam-macam hasil. Insulin umunnya tidak ide yang bagus karena sangat sukar untuk mengetahui berapa banyak insulin yang harus diberikan ke hewan sekecil itu. Pada saat ini belum ada obatnya.
Kerontokan bulu
Kerontokan bulu biasanya terjadi pada hamster tua dan juga dapat disebabkan oleh beberapa sebab lainnya.
Pertolongan.
Bawahlah ke dokter untuk mendapat dianogsa penyebabnya dan sesuatu untuk menolongnya.
Bercak Pinggul (Hip Spot)
Semua hamster memilikinya tetapi pada hamster tua yang bulunya menipis dapat terlihat jelas seperti bermasalah. Tanda bercak ini berada di kedua pinggul dan dapat terlihat seperti dua tahi lalat.
Pertolongan
Biarkan, jangan digangu atau diusik. Biasanya tidak bermasalah. Kamu dapat melukai mereka daripada baik dengan mencoba menghilangkan ini.
Luka
Selama lukanya tidak terlalu dalam atau kelihatan bersih maka luka itu dapat dibiarkan. Perhatikan saja sampai lukannya sembuh. Luka yang lebih dalam yang terlihat infeksi perlu nasihat dokter.
Pertolongan
Umumnya dengan antibiotik. Memandikan dengan air garam juga membantu untuk menjaga supaya bersih.
Benjolan atau tumor
Hamster yang muncul bengkak di daerah yang asing. Benjolan ini mungkin tetap atau berpindah tempat di kulit mereka. Hamster mungkin tidak suka kamu memegang benjolannya.
Pertolongan
Nasihat dokter diperlukan. Umumnya mereka dihilangkan melalui operasi pada ukurannya tepat atau selama mudah ditaruh untuk dioperasi. Beberapa dokter memperingatkan akan adanya kesulitan dalam pembiusan hamster. Dr Hamwell berkata bahwa meskipun ada resiko pada hewan kecil ini, hamster selalu memiliki teman yang baik dalam menjalani operasi dengan baik. Selalu memeriksakan benjolan sesegera mungkin karena mereka dapat bertambah besar cukup cepat.
Virus Papova
Penyakit ini merupakan penyakit hamster yang relatif baru yang diguleti oleh dokter saat ini. Tanda-tanda simptom termasuk rasa jendolan di belakang leher, benjolan-benjolan kecil di bawah kulit, benjolan benjolan seperti kutil di dagu atau bagian tubuh lainnya. Penyakit ini dipercaya ditularkan melalui air seni dan melalui memegang hamster yang sakit dan tidak mencuci tangan setelah itu.
Pertolongan
Tidak ada obat untuk papova untuk saat ini. Pemelihara hamster mencoba dengan menghilangkan benjolan melalui operasi tetapi tidak ada jaminan bahwa benjolan itu tidak muncul lagi. Penyakit ini diperkirakan genetika. Beberapa hamster mati karena penyakit ini dan hamster lainnya juga dapat sembuh dan benjolan juga hilang. Penyakit ini menular dan kamu harus memisahkan hamster yang terkena penyakit ini.
Ekor Basah (Wet Tail)
Penyakit hamster yang paling disebar-luaskan. Tanda-tanda symtom adalah hamster sangat lemah dan mencret.
Pertolongan
Perlu segera dibawa ke dokter. Sangat disayangkan penyakit ini sangat sukar disembuhkan dan hamster mungkin tidak tertolong.
A.SALESMA
Salesma atau pilek pada hamster biasa disebabkan oleh udara panas atau penurunan suhu secara drastis.suhu yg ideal untuk hamster antara 18-22 derjat celcius.selain itu,selesma juga dapat ditularkan dari manusia.
gejala salesma dimulai dari hamster yg sering bersin dan kluar cairan dari mata dan hidung.lalu hamster terlihat lesu,matanya setengah menutup dan slalu terlihat bergelung (tidur) disalah satu sudut kandang.ada kalanya tubuh hamster akan terasa dingin jika disentuh.
slesma hrs segera diobati karena serangan yg lebih parahdapat menimbulkan radang paru2 dan akibat lebih lanjut dapat menyebabkan kematian.jika menunjukkan tanda2 slesma,hamster segera dipindah ke tempat yg lebih hangat atau di atas kandang diberi lampu.letakkan serbuk kayu sebanyak mungkin didalam kandang.hamster dapat diberi campuran susu,air,dan madu sebagai obat.dengan perawatan tersebut,dalam beberapa hari hamster akan terlihat membaik.
B.DIARE
Terjadinya diare dapat disebebkan konsumsi sayuran dan buah2an yg berlebihan dan terus menerus,perubahan jenis makanan secara mendadak,kandang kotor yg tidak dibersihkan,atau adanya bakteri.ketika menderita diare,bagian ekor hamster terlihat slalu basah,terutama di sekitar anus dan ekornya.karena hamster sering buang air maka kandang akan berbau tidak enak serta terlihat kotor dan basah.biasanya,bau kandang hamster yg sehat tidak menyengat dan kering.
Jika hamster terserang diare,perlu dikaji penyebabnya.
hal ini penting karena masing2 penyebab membutuhkan penanganan khusus.
1.Diare karena konsumsi sayur dan buah yg berlebihan
Penanganan hamster yg diare karena konsumsi sayur dan buah yg berlebihan sangat mudah.hentikan pemberian sayur dan buah sama skali dan ganti makanan tersebut dgn makanan kering khusus hamster.air minum dan botol khusus hrs slalu tersedia karena hamster yg menderita diare membutuhkan cairan lebih banyak.umumnya, kematian hamster yg diare disebabkan dehidrasi atau kurang cairan.dengan penanganan tersebut,kesehatan hamster akan membaik dalam 1-2 minggu.
2.DIARE KARENA JAMUR
Serutan kayu yg jarang diganti dapat menjadi penyebab tidak langsung hamster diare.serutan kayu yg basah karena urin hamster akan ditumbuhi jamur Aspergillis.selain tumbuh pada serutan kayu bekas urin,jamur ini juga dapat tumbuh pada sayur atau buah makanan hamster yg membusuk.
Hamster yg terinfeksi jamur ini akan menunjukan gejala2 seperti lesu,sulit bernafas,gatal2 pada kulit,dan diare yg kronis.jika tampak gejala tersebut,hamster hrs dipisahkan dari kelompoknya.kandang tempat penyembuhan hrs sering dibersihkan,minimal sehari sekali.hamster perlu dibawa kedokter hewan karena umumnya diperlukan obat antibiotik (Baytrill) dan obat anti jamur(Griseofulvin).selain hamster yg sakit,obat jugadiberikan pada hamster lain yg masih sehat karena penyebaran penyakit ini sangat cepat.penanganan yg terlambat dapat menyebabkan hamster mengalami kematian.
3.Diare karena bakteri
Diare karena bakteri disebabkan oleh sejenis bakteri.penyakit ini dikenal dgn nama wet tail.penyakit ini bisa menyerang hamster yg berusia muda.penyebab utama penyakit ini adalah tingkat stres yg tinggi sehingga terjadi ketidakseimbangan jumlah bakteri yg biasa hidup di dalam usus hamster.hamster yg terkena penyakit ini menderita diare yg sangat parah sampai penampilannya sangat kotor,basah,dan disertai bau yg sangat menyengat.
Jika tampak gejala2 di atas,hamster hrs secepat mungkin ditangani karena biasanya dalam waktu 24 jam hamster akan mati bila tidak diobati.biasanya,sebelum gejala tersebut hamster perlu disuapi,sedikit deni sedikit air dimasukkan ke dalam mulut hamster dgn bantuan pipet.pertolongan pertama yg akan dilakukan dgn pemberian obat anti diare (Kaopectate) dan sedikit antibiotik.umumnya,hamster yg menderita wet tail ini mati karena dehidrasi.penyakit ini hanya menyerang hamster siria dan tidak ditemukan pada hamster2 mini.penyakit yg menyerang induk hamster siria dapat menurun pada anak2nya.
Kotak Pertolongan Pertama buat Hamster
Jika kamu punya hamster di rumah, ada baiknya kamu menyediakan kotak ini.
Jadi kalo hamster kamu sakit bisa cepat-cepat ditolong sebelum dibawa ke dokter.
Peralatan :
1.Gunting kecil (bisa gunting rambut atau gunting benang, jangan gunting kertas) :
pakai yang ujungnya tumpul jadi tidak melukai hamster.
Gunanya untuk memotong bulu hamster terutama kalo hamster itu luka
dan butuh diberi obat sedangkan bulunya mengganggu.
2.Gunting kuku khusus binatang kecil.
Bentuknya beda dengan gunting kuku anjing. Biasanya juga ukurannya kecil.
3.Cotton buds. Untuk membersihkan luka dan memberikan obat2 cair ke atas luka.
4.Alat suntik tanpa jarumnya. Untuk memberikan obat cair ke dalam mulut hamster.
Pilih alat suntik yang ujungnya kecil jadi mudah dimasukkan ke dalam mulut hamster.
5.Hair dryer kecil. Kalau hamster kamu basah harus segera dikeringkan karena
hamster lemah sama air. Kalo kondisi badannya lagi ngga kuat,
hamster yang didiamkan basah bisa terserang flu dan pneumonia yang berakibat kematian.
6.Sarung tangan karet sekali pakai. Ini berguna buat memegang hamster yang sakit.
Soalnya kalo pake tangan nanti malah menular buat yang lain.
Kalo hamster sakit akibat virus biasanya cepat menular dan bisa mengakibatkan
semua hamster mati juga. Jadi kita harus extra hati2!
Obat-obatan :
1.Obat tetes mata (seperti visine, dsb). Berguna banget soalnya hamster sering iritasi mata
mengingat tempat hidupnya diantara serbuk2 kayu.
2.Alkohol. Ini untuk membersihkan luka.
3.Antiseptik ringan. Campuran dettol dan air bisa untuk membasuh luka atau
kalau campuran dettol yang konsentrasinya ringan bisa untuk untuk memandikan hamster,
dengan cara diwash lap. Jangan dibasahin hamsternya! Cukup dilap aja.
Guna lainnya adalah untuk membasuh tangan kita. Biasakan membasuh tangan sebelum
dan sesudah memegang hamster. Kebersihan ini penting untuk kita sendiri.
Alternatif lain bisa disediakan cairan khusus cuci tangan seperti handy clean dekat
kandang hamster, jadi kalo mau pegang cuci tangan dulu. Hal ini perlu dilakukan
karena tangan kita sendiri biasanya suka bawa penyakit buat hamsternya.
Kita kan ngga tau di jalanan udah pegang apa aja. Iya kan?
4.Betadine. Pokoknya obat luka deh… Soalnya kan kadang hamster suka berantem.
Jadi kalo berdarah bisa cepet2 ditolong.
5.Antibiotik (erythrocin). Jangan pake merk laen soalnya hamster itu sensitive ama
antibiotic. Beberapa kasus yang aku denger sih banyak yang kasih
amoxilin tapi hamsternya mati.
Kalo ke apotik bilang harus merk itu. Apotik di Indo kalo ngga ada merk itu,
suka ganti merk seenaknya
jadi harus ati2! Gunanya jika hamster kamu luka trus infeksi,
bisa juga untuk mengobati flu yang parah…
6.Obat kutu khusus hamster. Ini penting banget! Baca deh tentang penyakit
pada manusia yang bisa disebabkan oleh binatang pengerat:
“…Plague (penyakit serius bahkan fatal yang berasal dari binatang pengerat.
Panyakit ini disebabkan oleh Yersinia pestis dan disebarkan ke manusia lewat
gigitan dari kutu tikus yang terinfeksi, terutama bubonic plague).
Tapi ngak semua negara masuk dalam category ini. Unfortunately Indonesia ngak bebas
sama plague. Jadi hati2 ok. cara paling bagus sih biar penyakit ini ngak nempel
ke Hamster kamu yah kamu harus beli obat anti kutu khusus buat hamster.â€
Tanda2 hamster kena kutu? Menggaruk2 tubuh terus terutama di daerah belakang telinga (menggaruknya benar2 sering dan parah) trus kalo kamu balikin bulunya kamu kadang ngeliat bekas2 luka kecil akibat gigitan kutu...
Vitamin buat hamster ada macem2 merk. Selama ini yang biasa dipake sih buatan 8in1 merknya vitasol. Trus ada juga yang merk Hartz.
Jadi kalo hamster kamu sakit bisa cepat-cepat ditolong sebelum dibawa ke dokter.
Peralatan :
1.Gunting kecil (bisa gunting rambut atau gunting benang, jangan gunting kertas) :
pakai yang ujungnya tumpul jadi tidak melukai hamster.
Gunanya untuk memotong bulu hamster terutama kalo hamster itu luka
dan butuh diberi obat sedangkan bulunya mengganggu.
2.Gunting kuku khusus binatang kecil.
Bentuknya beda dengan gunting kuku anjing. Biasanya juga ukurannya kecil.
3.Cotton buds. Untuk membersihkan luka dan memberikan obat2 cair ke atas luka.
4.Alat suntik tanpa jarumnya. Untuk memberikan obat cair ke dalam mulut hamster.
Pilih alat suntik yang ujungnya kecil jadi mudah dimasukkan ke dalam mulut hamster.
5.Hair dryer kecil. Kalau hamster kamu basah harus segera dikeringkan karena
hamster lemah sama air. Kalo kondisi badannya lagi ngga kuat,
hamster yang didiamkan basah bisa terserang flu dan pneumonia yang berakibat kematian.
6.Sarung tangan karet sekali pakai. Ini berguna buat memegang hamster yang sakit.
Soalnya kalo pake tangan nanti malah menular buat yang lain.
Kalo hamster sakit akibat virus biasanya cepat menular dan bisa mengakibatkan
semua hamster mati juga. Jadi kita harus extra hati2!
Obat-obatan :
1.Obat tetes mata (seperti visine, dsb). Berguna banget soalnya hamster sering iritasi mata
mengingat tempat hidupnya diantara serbuk2 kayu.
2.Alkohol. Ini untuk membersihkan luka.
3.Antiseptik ringan. Campuran dettol dan air bisa untuk membasuh luka atau
kalau campuran dettol yang konsentrasinya ringan bisa untuk untuk memandikan hamster,
dengan cara diwash lap. Jangan dibasahin hamsternya! Cukup dilap aja.
Guna lainnya adalah untuk membasuh tangan kita. Biasakan membasuh tangan sebelum
dan sesudah memegang hamster. Kebersihan ini penting untuk kita sendiri.
Alternatif lain bisa disediakan cairan khusus cuci tangan seperti handy clean dekat
kandang hamster, jadi kalo mau pegang cuci tangan dulu. Hal ini perlu dilakukan
karena tangan kita sendiri biasanya suka bawa penyakit buat hamsternya.
Kita kan ngga tau di jalanan udah pegang apa aja. Iya kan?
4.Betadine. Pokoknya obat luka deh… Soalnya kan kadang hamster suka berantem.
Jadi kalo berdarah bisa cepet2 ditolong.
5.Antibiotik (erythrocin). Jangan pake merk laen soalnya hamster itu sensitive ama
antibiotic. Beberapa kasus yang aku denger sih banyak yang kasih
amoxilin tapi hamsternya mati.
Kalo ke apotik bilang harus merk itu. Apotik di Indo kalo ngga ada merk itu,
suka ganti merk seenaknya
jadi harus ati2! Gunanya jika hamster kamu luka trus infeksi,
bisa juga untuk mengobati flu yang parah…
6.Obat kutu khusus hamster. Ini penting banget! Baca deh tentang penyakit
pada manusia yang bisa disebabkan oleh binatang pengerat:
“…Plague (penyakit serius bahkan fatal yang berasal dari binatang pengerat.
Panyakit ini disebabkan oleh Yersinia pestis dan disebarkan ke manusia lewat
gigitan dari kutu tikus yang terinfeksi, terutama bubonic plague).
Tapi ngak semua negara masuk dalam category ini. Unfortunately Indonesia ngak bebas
sama plague. Jadi hati2 ok. cara paling bagus sih biar penyakit ini ngak nempel
ke Hamster kamu yah kamu harus beli obat anti kutu khusus buat hamster.â€
Tanda2 hamster kena kutu? Menggaruk2 tubuh terus terutama di daerah belakang telinga (menggaruknya benar2 sering dan parah) trus kalo kamu balikin bulunya kamu kadang ngeliat bekas2 luka kecil akibat gigitan kutu...
Vitamin buat hamster ada macem2 merk. Selama ini yang biasa dipake sih buatan 8in1 merknya vitasol. Trus ada juga yang merk Hartz.





